4 Sanksi Telat Bayar Pajak yang Perlu Anda Ketahui


Pajak merupakan salah satu penerimaan dana negara yang dialokasikan untuk tujuan pembangunan bangsa. Dengan bayar pajak secara rutin, Anda ikut membantu pembangunan bangsa menjadi lebih baik. Apalagi Anda yang masuk kategori wajib pajak, maka jangan menunggu waktu lebih lama untuk melaporkan pajak penghasilan pribadi atau usaha. Pasalnya, wajib pajak yang sengaja telat melaporkan dan membayar pajak akan mendapat sanksi dari pihak terkait.

Sanksi Telat Bayar Pajak Masa atau Tahunan

Tanggal terakhir melaporkan pajak dalam satu periode adalah tanggal 31 Maret, maka pastikan Anda melaporkan penghasilan badan sebelum masa tersebut. Sifat pembayaran pajak adalah wajib dan memaksa orang-orang yang memang masuk kategori wajib pajak. Pegawai dan perusahaan yang masuk kategori ini harus membayar pajak tepat waktu bila tidak ingin mendapatkan sanksi teguran atau tindakan tegas.

Yuk, ketahui sanksi yang menunggu wajib pajak usaha yang enggan bayar pajak tepat waktu berikut!

1. Sanksi administrasi bunga pajak

Anda harus tahu bahwa keterlambatan bayar nominal pajak dari penghasilan bisa membuat Anda terkena sanksi administrasi bunga pajak. Anda akan mendapatkan tambahan bunga 2 persen setiap bulan hingga masa Anda membayar tagihan pajak tersebut.

Misalnya Anda telat membayar pajak selama enam bulan, maka Anda akan mendapat perhitungan denda bunga pajak 2% dikali jumlah bulan tersebut. Kalkulasikan saja berapa kerugian yang perlu Anda bayar karena keteledoran ini.

2. Sanksi Administrasi Denda Wajib Pajak

Nilai denda bisa diberikan pada perusahaan yang tidak melakukan pembaharuan pelaporan pajak sesuai jenis usaha masing-masing. Contoh PKP yang melaporkan faktur tidak sesuai masa terbit akan mendapatkan beban denda 2% dari pajak yang dibebankan.

Denda yang diberikan pada wajib pajak yang tidak melaporkan SPT bervariasi mulai 100 ribu rupiah hingga 1 juta rupiah. Daripada Anda membuang nominal uang untuk bayar denda pajak, sebaiknya segera laporkan SPT Anda tepat waktu sebelum tanggal 31 Maret per periode berjalan.

3. Sanksi Administrasi Berupa Kenaikan Pajak

Selain sanksi bunga dan denda, Anda juga harus tahu sanksi bayar pajak terlambat yaitu kenaikan pajak. Bagi pengusaha yang belum melaporkan atau membayar pajak sampai rentang waktu yang diberikan, maka akan membayar kenaikan pajak hingga 50% dari total pajak kurang bayar atau belum bayar tersebut.

Coba saja Anda bayangkan berapa jumlah pajak yang harus Anda bayarkan karena keterlambatan pembayaran ini. Tentu sangat memberatkan biaya operasional perusahaan, bukan?

Sanksi berat itu menunggu wajib pajak yang melakukan pemalsuan data berupa mengecilkan pendapatan yang ada dalam SPT setelah lewat dua tahun atau sebelum terbit SKP. Jadi, Anda tidak boleh main-main dengan masalah pelaporan SPT dan pembayaran pajak yang sesuai dengan kondisi riil penghasilan badan, ya! Pasalnya, ada banyak kasus denda bayar pajak yang begitu besar dibebankan kepada pengusaha atau badan yang melanggar aturan pelaporan SPT ini.

4. Sanksi Pidana

Tidak hanya berupa pembayaran denda saja, Anda harus mengetahui sanksi pidana yang menjerat wajib pajak yang melanggar aturan. Kategori wajib pajak yang akan mendapatkan sanksi pidana berupa kurungan adalah pengusaha yang menerbitkan faktur atau pungutan PPN pada produk yang dijual, tetapi tidak menyetorkan hasil pungutan pada negara. Biasanya pengusaha tidak mendaftarkan diri sebagai PKP yang perlu melaporkan pajak mereka.

Bila terjadi kasus semacam ini, maka negara memberikan tindakan tegas berupa sanksi pidana. Sanksi pidana untuk wajib pajak yang melakukan penerbitan faktur atau pungutan PPN tanpa menyetorkan ke negara ini merupakan hukuman paling tinggi di lingkup perpajakan Indonesia.

Supaya Anda terbebas dari risiko denda atau bunga pajak yang membebani anggaran perusahaan, sebaiknya segera lakukan pelaporan dan pembayaran pajak tepat pada waktunya. Toh, Anda bisa menggunakan kemudahan teknologi dan informasi agar bisa bayar pajak online yang lebih mudah dewasa ini.

Bayar pajak yang terhutang bisa Anda lakukan lewat aplikasi digital untuk memudahkan fleksibilitas para pengusaha di era modern. Anda tidak perlu mengantre lama hanya untuk membayar pajak yang dibebankan setiap periode, ya! Yuk, pahami sanksi telat membayar pajak agar Anda bisa terhindar dari risiko berat yang menanti!

Post a Comment

0 Comments